Karakteristik Gen Z, Ternyata Tidak Hanya Mahir Teknologi

Generasi Z Indonesia atau sering disebut gen Z pada prinsipnya memiliki kesamaan dengan generasi-generasi Z di berbagai belahan dunia. Apa itu gen Z?  Generasi Z atau Gen Z adalah generasi yang lahir setelah generasi Y. Orang-orang yang termasuk ke dalam generasi ini adalah orang-orang yang lahir di antara tahun 1995 sampai dengan 2010. Generasi Z sering juga disebut sebagai i-Generation atau generasi internet.

Siswa generasi Z memiliki karakteristik unik yang harus Guru Pintar ketahui. Hal ini akan sangat bermanfaat bagi Guru Pintar untuk merancang pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik gen Z dan juga kebutuhan mereka.

Pada umumnya siswa generasi Z selalu terhubung dengan dunia maya dan dapat melakukan segala sesuatunya dengan menggunakan kecanggihan teknologi yang ada. Anak-anak ini sudah terbiasa memegang gadget sejak kecil. Pengenalan teknologi dan dunia maya ini sangat berpengaruh pada perkembangan kehidupan dan kepribadian anak Gen Z.

Karakteristik Generasi Z

Anak Gen Z atau siswa gen Z memiliki karakteristik yang berbeda dengan generasi lainnya. Berikut ini adalah karakteristik Gen Z yang dikutip dari berbagai sumber:

 1. Tech Savvy (Mahir teknologi)

Ciri ciri generasi z yang pertama adalah mereka ini dikatakan sebagai tech savvy atau mahir teknologi. Bagaimana tidak, Gen Z merupakan generasi yang lahir dan hidup di zaman teknologi dan sudah bersentuhan dengan teknologi sejak dini. Ketika berbagai aplikasi komputer mulai berkembang sehingga segala sistem yang ada mulai dilakukan dengan metode komputerisasi dan digitalisasi, membuat siswa generasi Z ini memiliki kemampuan yang baik dalam menguasai teknologi bahkan dianggap bawaan sejak lahir. Generasi ini cepat sekali beradaptasi dengan berbagai perkembangan teknologi sehingga kemampuan IPTEK-nya dapat diandalkan.

2. Suka berkomunikasi secara maya

Karakter generasi z yang kedua adalah suka berkomunikasi secara maya. Mereka dapat berkomunikasi dengan semua kalangan. Gaya berkomunikasi generasi ini lebih banyak menggunakan berbagai macam jejaring sosial yang semakin merebak di dunia internet. Hal ini secara tidak langsung menyebabkan mereka dapat berkomunikasi dan berekspresi secara spontan sehingga terkadang seolah bertindak atau berkata tanpa sopan dan santun.

 3. Suka mengumbar privasi

Sudah tidak heran jika kita sering menjumpai berbagai jenis unggahan anak gen z melalui berbagai platform media sosial yang dapat diakses oleh siapa saja. Mereka dengan bebas memberitahukan kepada “dunia” tentang kegiatan mereka, hobi, dan lain sebagainya. Hal ini mengandung sisi positif dan negatif. Sisi positifnya mereka menjadi lebih kreatif dan menyuarakan pendapat mereka. Tetapi di sisi lain, akan sangat berbahaya jika dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Pengawasan orang tua mutlak diperlukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

4. Mandiri

Karakteristik unik generasi Z berikutnya yang berbeda dengan generasi selanjutnya adalah mandiri. Siswa gen Z jika dikatakan  lebih mandiri dari generasi sebelumnya karena mereka lebih sering mengambil keputusan secara mandiri tanpa melibatkan peran dan pertimbangan dari orang lain. Tidak hanya itu saja, siswa siswi Gen Z juga lebih suka memilih untuk belajar dan berkembang sendiri.

 5. Toleran

Generasi Z disebut-sebut memiliki sikap toleransi yang baik. Generasi yang umumnya lahir di akhir abad 19 ini mulai bisa menerima segala perbedaan yang ada dengan sikap lapang dada disertai dengan toleransi. Siswa dalam kategori generasi Z ini juga dapat menerima dan menghormati semua orang dan lingkungan yang berbeda dengannya.

6. Memiliki ambisi

Generasi Z memiliki ciri-ciri tidak cepat berpuas diri. Karir dan perkembangan diri serta kesuksesan merupakan cerminan karakter dari generasi di era digital ini. Karakter individualistis dan egosentris sedikit banyak muncul di dalam diri anak Generasi Z karena adanya ambisi yang penuh.

Kelebihan dan Kekurangan generasi Z

Berikut ini adalah kelebihan dan kekurangan yang dimiliki oleh generasi Z:

Kelebihan

1. Memiliki intelektual yang baik.

2. Lebih terbuka terhadap segala sesuatu

3. Memiliki akses untuk mendapatkan informasi yang lebih. banyak.

4. Memiliki motivasi tinggi terhadap suatu hal

5. Multitasking atau dapat melakukan banyak hal dalam satu

waktu.

Kekurangan

1. Individualistis dan egosentris.

2. Kurang fokus.

3. Menyukai hal-hal yang instan dan kurang menghargai proses.

4. Memiliki emosi yang labil.

Implikasi karakteristik generasi Z yang dapat Guru Pintar perhatikan saat pembelajaran adalah sebagai berikut:

1. Memberikan bimbingan

Meskipun mereka sudah lebih mandiri dan cepat tanggap terhadap kemajuan teknologi, tentu saja bimbingan tetap diperlukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Misalnya pengaruh buruk teknologi terhadap kejiwaan dan tumbuh kembang anak.

2. Merancang kegiatan pembelajaran yang aplikatif dan menyenangkan.

Guru Pintar harus melibatkan kegiatan yang aplikatif dan juga melibatkan teknologi. Mengajar siswa ini tidak boleh disamakan dengan ketika masa guru pintar belajar.

3. Mengakomodir kegemaran mereka bermedia sosial

Media sosial tidak selalu buruk tergantung bagaimana cara kita mengarahkannya. Guru Pintar tidak mungkin menstop siswa dalam menggunakan media sosial. Akan lebih baik jika mengajak anak menggunakan media sosial untuk melakukan pembelajaran.

Karakter PEMENANG

Dalam hidup, menurut anda karakter apa yang terpenting menurut anda? Apakah anda tahu karakter penting ini memperkaya hidup ribuan orang. Karakter sederhana yang sangat kuat ini juga bisa membalikkan kehidupan anda. Ya, Benar! Karakter ini adalah karakter PEMENANG, dimana PEMENANG akan selalu yakin bahwa sesuatu yang baik bisa timbul dari setiap keadaan, sekalipun mereka tidak bisa melihatnya saat ini. Itulah saat iman mulai bekerja. Napoleon Hill berkata “Setiap kesulitan membawa benih yang akan memberikan keuntungan yang sama besar, atau bahkan lebih besar, daripada kesulitan yang dihadapi itu.”

Hal itu sama dengan prinsip kesuksesan yakni tetap berharap meskipun dalam setiap keadaan yang buruk. Anda mungkin tidak bisa melihatnya, namun anda memiliki harapan. Jika anda seorang PEMENANG, anda mampu mengubah suatu hambatan menjadi batu loncatan menuju kehebatan. Beethoven, dia memiliki kelemahan yaitu tunarungu namun dia adalah salah satu komposer terhebat di dunia. Milton, penulis puisi yang hebat, itu ternyata buta. Helen Keller, yang buta dan tuli, menjadi salah satu wanita terhebat Amerika dan sangat dikagumi di seluruh dunia.

Kita manusia diciptakan sama, namun apa yang kita lakukan setelahnyalah yang membuat perbedaan. Sikap anda menentukan sejauh mana ia akan mengembangkan bakat-bakatnya dan ke arah mana anda akan mengarahkan hidup anda.

“Hal yang paling penting dari seseorang bukanlah dimana ia berdiri, namun ke arah mana ia bergerak”. Jika anda seorang pemenang, anda tidak memusingkan kesalahan anda di masa lalu. Dengan melihat kegagalan anda sebagai batu loncatan dan bukan sebagai penghalang, anda bisa membangun masa depan yang memuaskan dan memberikan hasil. Anda bisa melakukan segala hal yang anda inginkan. Setiap pagi, anda bisa menjadi seorang Pemenang yang bangun dengan pikiran yang tepat dan anda akan memperhatikan bahwa sikap anda akan menentukan suasana hari anda.

Anda adalah Pribadi yang Anda Pikirkan

Pola pikir mengenai pekerjaan akan mengungkapkan banyak hal tentang seseorang dan potensinya untuk tanggung jawab yang lebih besar. Pola pikir anda terhadap pekerjaan mengungkap banyak hal tentang diri anda kepada atasan, rekan kerja, bawahan dan semua yang berkaitan dengan anda. Anda adalah pribadi yang anda pikirkan. Jika anda merasa lemah, anda merasa tidak sanggup mengerjakan sesuatu, anda akan merasa kalah. Anda harus berpikir, “Saya penting, saya sanggup melakukannya, kinerja saya bagus, pekerjaan saya itu penting.” Berpikirlah seperti ini maka anda pun melangkah menuju kesuksesan. Pola pikir mampu membuat anda maju dan pola pikir yang positif akan mengembangkan diri anda. 

Kunci kemenangan untuk meraih keinginan anda terletak pada pola pikir yang positif terhadap diri sendiri. Pola pikir anda mengendalikan tindakan-tindakan anda. Anda adalah pribadi yang anda pikirkan.

Banyak orang dalam pekerjaan, mereka yang stuck di posisinya, karena pola pikir mereka yang mencegah untuk mereka maju.

Belajarlah berkata, “Saya pribadi yang menghargai diri sendiri. Saya orang penting.” Anda mendapat kesan dari orang lain, tapi, yang lebih penting lagi adalah anda mendapat kesan itu dari anda yang tampil terbaik.”

Bagaimana sikap menghargai diri sendiri? Sikap menghargai diri sendiri bisa anda temukan dalam keseharian anda dengan cara sederhana yaitu memiliki keyakinan bahwa penampilan anda sesuai keinginan anda “Berpakaianlah dengan benar dan rapi. Itu harus!” Anda harus tampak penting. Sehingga anda pun berpikir penting. Tampilkan pakaian anda sebagai alat membangun semangat dan kepercayaan diri anda. Penampilan anda membantu menentukan cara orang lain memandang anda. Penampilan adalah dasar utama bagi orang lain menilai anda. Kesan pertama anda, akan menentukan kesan-kesan berikutnya.

Penampilan anda menyiratkan sesuatu. Penampilan yang rapi menyiratkan hal-hal positif. Penampilan anda seolah berkata, “Ini orang penting: cerdas, makmur, dan dapat diandalkan. Anda layak dihargai, dikagumi, dan dipercaya. Anda menghargai diri anda”. Penampilan yang lusuh menyiratkan hal-hal negatif : “Ini adalah orang yang buruk. Ia ceroboh, kurang efisien, dan tidak penting. Orang yang biasa-biasa saja, tidak layak memperoleh perhatian lebih dari orang lain.”

Anda adalah pribadi yang anda pikirkan. Jika penampilan anda membuat anda merasa rendah diri, anda akan rendah diri. Namun jika anda membuat penampilan anda merasa penting, anda akan menjadi seorang yang penting. Sudahkah anda menampilkan diri anda yang terbaik, sehingga anda pun akan memikirkan dan melakukan yang terbaik.

Pemimpin Yang Penuh ACTION

Hanya sedikit orang berkualitas dan unggul yang sanggup mengisi posisi-posisi penting. Ada banyak orang yang nyaris berkualitas, namun seringkali ada satu unsur yang hilang yaitu menyelesaikan sesuatu dan membuahkan hasil. Setiap pekerjaan besar pasti memerlukan seseorang yang memikirkan action atau tindakan.

Ketika anda ingin menduduki posisi penting, anda memerlukan jawaban atas pertanyaan :

“Akankah anda menyelesaikan tugas itu?”, “Akankah anda melaksanakannya?”

“Apakah anda sanggup memulainya sendiri?”,

“Mampukah anda  menuai hasil atau anda hanya membual?”

Semua pertanyaan di atas memiliki satu sasaran, yaitu mencari seseorang yang mampu bertindak. Ide cemerlang tidaklah cukup. Ide sederhana yang bisa dijalankan dan dikembangkan selalu 100% lebih baik daripada ide cemerlang yang meredup karena tidak dijalankan. John Wanamaker berkata, “Tidak ada hal yang membuahkan hasil jika anda sekedar memikirkannya.”

Ada dua jenis karakter yakni Aktivasionis dan Pasivasionis. Para Aktivasionis adalah Para pelaku. Ia bertindak, melakukan semuanya, serta melaksanakan ide dan rencananya. Para Pasivasionis adalah Para peragu. Ia menunda mengerjakan sesuatu hingga dirinya membuktikan ia memang tidak boleh, tidak mampu, atau semuanya sudah terlambat.

Perbedaan antara para Aktivasionis dengan Para Pasivasionis adalah Action. Para Aktivasionis melakukannya, sedangkan para pasivasionis akan melakukannya tetapi batal. 

Milikilah kebiasaan untuk bertindak. Bukan seperti para Pasivasionis yang terjebak oleh penantian, menunda untuk bertindak. Ayo jadikan diri anda seorang pemimpin yang penuh action yang mewujud-nyatakan mulai dari ide-ide sederhana sampai ide-ide yang cemerlang. Siapkah anda untuk menjadi seorang pemimpin yang Aktivasionis?  

Pantang Menyerah Terus Berkarya

Orang yang pantang menyerah adalah mereka yang tidak membiarkan pesimisme menguasai diri mereka. Orang yang pantang menyerah adalah orang yang paling bahagia karena mereka yang paling berkarya dan berprestasi. Mereka merasa hidupnya penuh semangat, menguntungkan, dan bernilai. Tentunya anda ingin menjadi seorang yang pantang menyerah, orang yang menemukan kesuksesan, orang yang berkarya melakukan segalanya dan membuahkan hasil.

Namun untuk menjadi orang yang pantang menyerah, anda perlu untuk melawan pengaruh yang negatif dari lingkungan anda yang berusaha menggunjingkan kemampuan anda sehingga menghambat anda untuk anda berkarya meraih impian anda. Kembangkan pertahanan diri anda untuk melawan opini orang-orang yang meyakinkan bahwa impian anda tidak akan terwujud.

Waspadalah! Jangan biarkan orang-orang yang berpikir negatif merusak rencana anda untuk berkarya merengkuh kesuksesan. Negator senang merusak kemajuan positif orang lain.

Teman-teman di sekitar anda sangat memengaruhi diri anda. Pola pikir anda dipengaruhi langsung oleh kelompok tempat anda bernaung. Orang-orang yang berpikir serupa selalu berkumpul bersama. Pastikan diri anda bergaul dengan kelompok yang berpikir positif. Ada lubang perangkap dalam lingkungan kerja anda. Banyak orang yang berambisi yang ditertawakan, bahkan diancam, karena mereka mencoba lebih efisien dan menghasilkan lebih banyak lagi.

Mari hadapi semuanya. Segelintir orang yang tidak suka ingin mempermalukan anda karena anda mau terus maju. Jangan biarkan pemikir negatif menjatuhkan diri anda. Bertemanlah dengan orang-orang yang berpandangan maju dan bergeraklah bersama mereka. Anda sanggup melakukannya hanya dengan berpikiran positif, pantang menyerah dan teruskan untuk berkarya!

Cara Berpikir Kreatif

Apakah pikiran kreatif itu? Mari kita meluruskan salah kaprah arti pikiran kreatif. Sebagian besar orang mengaitkan pikiran kreatif dengan hal-hal seperti penemuan listrik, vaksin polio, karya tulis berupa novel, atau pengembangan televisi berwarna.

Pikiran kreatif bukan milik profesi tertentu, juga bukan milik orang-orang genius saja. Ada keluarga yang berpenghasilan rendah berencana untuk menguliahkan putranya di universitas terkemuka. Itulah pikiran kreatif!

Berusaha menyederhanakan laporan pembukuan, mendidik anak kecil, membantu rekan kerja menyukai pekerjaannya, itulah contoh pikiran kreatif sehari-hari.

Berpikir kreatif adalah menemukan cara baru dan maju dalam mengerjakan sesuatu.

Salah satu cara untuk anda mampu mengembangkan dan mempertajam kemampuan berpikir kreatif adalah “Yakinlah bahwa anda mampu melakukannya.” Ini adalah dasar pikiran kreatif. Jika Anda memercayai solusi, Anda akan menemukan solusinya. Anda harus menghapus kata “tidak mungkin” atau “mustahil” dan “tidak ada gunanya mencoba” dari pikiran dan perkataan anda. Tidak mungkin atau mustahil adalah kata yang salah.

Lalu pikirkan sesuatu yang sangat ingin dilakukan, tapi anda merasa tidak sanggup. Buatlah daftar alasan mengapa anda mampu melakukannya. Kapasitas adalah pola pikir. Besarnya kemampuan anda bergantung pada besarnya keyakinan anda saat melakukan sesuatu. Ketika anda sungguh yakin mampu melakukan lebih, benak anda akan berpikir kreatif dan menunjukkan jalannya.

Tanyakan pada diri Anda setiap hari, “Sudahkah anda yakin dengan segala apa yang akan anda lakukan?” Ketika anda sudah yakin mampu melakukannya, Anda akan menemukan jalannya dan mencapainya!”

Mengubah Pikiran Untuk Mengubah Hidup

Dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Pepatah ini sudah lama sekali digaungkan mulai dari bangku sekolah. Namun sekarang yang benar-benar Anda tanamkan ialah “dalam hidup yang sehat terdapat pikiran yang sehat”.
Pikiran yang sehat adalah pikiran yang positif, yang selalu membawa diri Anda ke dalam pengembangan diri menuju arah yang lebih baik. Pengembangan diri merupakan sebuah perubahan. Sebelum melakukan pengembangan diri, Anda perlu mengenali diri Anda sendiri. Bukan melalui orang lain, namun melalui Anda sendiri karena Anda-lah yang dapat mengenali diri Anda lebih dari siapapun.
Diri Anda tercermin dari apa yang ada di dalam pikiran Anda. Ketika pemikiran Anda baik, hal itu akan memengaruhi apa yang Anda perbuat.
Tidak ada yang kebetulan di dunia ini. Apa yang terjadi tentu ada penyebabnya. Cara termudah untuk menjadi sukses versi Anda adalah dengan menciptakan penyebabnya. Dan kembali lagi, pikiran Anda merupakan penyebab, dan kondisi adalah akibat atas pikiran Anda. Anda tentu bisa mengendalikan penyebab, namun untuk akibat, akan terjadi secara otomatis.
Cara termudah untuk menciptakan penyebab adalah dengan melihat tokoh-tokoh sukses. Anda bisa mempelajari apa yang dilakukan tokoh-tokoh sukses tersebut sehingga mereka dapat mencapai kesuksesan versi mereka. Setelah menilik jalan yang dianggap sukses, Anda bisa mengulangi jalan tersebut agar Anda juga bisa mendapatkan kesuksesan.
Bagaimana pemikiran dan jalan apa yang ditempuh oleh para tokoh yang sudah sukses tentu akan memunculkan motivasi dan pikiran positif dalam diri Anda. Apabila Anda memiliki pemikiran positif dan optimis, Anda juga akan mendapatkan kehidupan yang bahagia dan sehat.
Jadi, apakah Anda masih akan terkungkung dalam pemikiran negatif Anda?

Pendaki Vs Penghubung

Pemimpin sering kali digambarkan sebagai pendaki juga penghubung. Apakah yang membedakannya ? Artikel ini akan membantu Anda menggali perbedaannya. Perbedaan yang pertama, pendaki akan menganggap segalanya sebagai persaingan. Berbeda dengan penghubung, mereka tidak tertarik pada persaingan namun lebih memilih menggunakan hubungan mereka dengan orang lain untuk mendorong kerja sama. Kerja sama dalah sebuah kemenangan.

Perbedaan kedua, pendaki mencari kekuasaan karena secara alamiah mereka mengincar kekuasaan. Sementara penghubung, mereka akan berupaya menjalin kemitraan untuk dapat menciptakan tim berkekuatan besar.Perbedaan ketiga, pendaki akan membangun citra mereka, sementara penghubung akan membangun konsensus. Pendaki seringkali mencemaskan citra diri mereka sendiri. Sebaliknya, penghubung lebih perhatian dengan melibatkan semua orang agar memiliki pemikiran yang sejalan sehingga mereka bisa bekerja sama.

Terakhir, pendaki sungguh menginginkan berdiri secara terpisah, sedangkan penghubung ingin berdiri bersama. Pendaki akan ingin menonjolkan diri mereka dari lain di organisasi. Sementara penghubung akan mencari cara untuk lebih akrab dengan orang lain, mencari kesamaan berpijak agar mereka dapat berdiri bersama.

Jadi, bagaimana ? Apakah Anda seorang pemimpin tipikal pendaki atau penghubung ?
Untuk dapat menjadi pemimpin tipikal penghubung, Anda dapat mengikuti berbagai training atau pelatihan yang akan semakin mengasah intuisi Anda sebagai pemimpin yang mampu menjadi penghubung, bukan pendaki.

BE A VALUABLE LEADER!

Values of Life

Values of life adalah nilai yang menjadi naungan hidup seorang yang ini mengalami transformasi dalam hidupnya. Nilai ini seyogyanya selalu dijunjung tinggi dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Terdiri dari 11 macam nilai, mari kita bahas “Values of Life” satu demi satu.

1. Grateful is Our Breath

Tidak ada sesuatu di muka bumi ini yang terjadi tanpa seizin Tuhan. Itu berarti kalau kita menghadapi hal yang menggembirakan ataupun hal yang paling mengecewakan, menyedihkan, dan menyakitkan, kita akan tetap mensyukurinya. Karena kita percaya bahwa pasti ada hikmah yang indah di balik segala kejadian yang telah digariskan-Nya. Seorang yang Ahli Bersyukur akan menempatkan dirinya pada penyerahan diri yang penuh dengan terima kasih. Bukan hanya atas satu nikmat yang didapat, melainkan berterima kasih atas semua yang dianugerahkan oleh Tuhan kepadanya.

2. Vision is Our Dream

Visi adalah gambaran kehidupan yang diimpikan, yang menjadi tujuan hidup seseorang di masa depan. Ibarat sebuah kereta api yang memiliki tujuan akhir yaitu stasiun tujuan, hidup kita ini juga harus memiliki sebuah tujuan akhir. Di sepanjang perjalanan hidup mungkin kita akan berhenti di tiap-tiap stasiun yang memang searah dengan tujuan akhir kita. Dengan adanya sebuah tujuan dalam hidup, kita akan lebih termotivasi dan lebih terarah dalam mewujudkan segala mimpi-mimpi.

3. Love Our language

Bahasa yang paling indah di dunia adalah Bahasa Cinta. Dengan saling mencintai, akan muncul rasa saling pengertian dan saling kesepahaman, akan muncul rasa saling dukung dan saling membantu antar sesama. Ketika kita berbicara dalam bahasa cinta, kita akan menghadirkan perasaan antusias ketika berbicara dengan seseorang dan memberikan kesan bahwa kita peduli kepada mereka. Kita membuat perasaan lawan bicara kita lebih positif dan percaya diri. Sehingga, semua akan menyatu dalam sebuah rasa kebersamaan yang saling menguntungkan, dan membawa rasa bahagia.

4. Learning is Our Journey

Perjalanan hidup ini tidaklah mudah. Kita tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi di depan sana, namun kita bisa percaya bahwa Tuhan akan memberikan yang terbaik untuk kita. Tuhan akan meninggikan derajat seseorang yang berilmu dan beriman. Sesungguhnya ilmu dan iman hanya bisa didapatkan dengan belajar dan terus belajar dalam perjalanan kehidupan ini. Stop Learning Stop Growing. Kalau kita berhenti belajar kita berhenti bertumbuh. Yang terus belajar akan bertumbuh. Selalu ada pelajaran dari setiap peristiwa yang kita alami. Kita juga bisa mendapatkan pelajaran dari setiap orang. Selalu kita bisa memetik pelajaran dari setiap orang yang kita temui. Apakah dia orang baik, atau orang jahat. Yang baik kita jadikan contoh untuk diteladani, yang tidak baik menjadi contoh untuk dihindari dan tidak ditiru. Oleh karena itu, dengan terus belajar seumur hidup, dan kita akan selalu mengasah kepintaran, kecerdasan, kreativitas dan inovasi.

5. Courage is Our Decision

Sebenarnya keberanian (atau tekad) bukanlah sebuah talenta. Keberanian adalah sebuah keputusan! Keberanian bukanlah posisi tanpa rasa takut, keberanian adalah hadirnya sebuah panggilan – sebuah mimpi yang menarik kita ke sesuatu yang lebih dari diri kita sekarang. Maka dari itu, keberanian adalah sesuatu yang tidak mungkin hilang dari diri kita. Keberanian adalah sesuatu yang selalu dapat kita pilih. Keberanian itu adalah sebuah keputusan yang sumbernya datang dari diri kita sendiri, yang bisa kita salurkan untuk menggapai panggilan, mimpi, harapan, dan tujuan hidup kita. Keberanian bukanlah sekadar lawan kata dari “ketakutan/rasa takut”, tetapi keberanian memiliki arti yang jauh lebih dalam dari itu. Keberanian bisa kita pilih oleh kita di dalam segala bentuk situasi hidup yang kita alami.

Tanpa keberanian, pencapaian mimpi/tujuan hidup kita akan jadi mustahil. Tanpa keberanian, kita akan mudah patah semangat dan putus asa ketika dihadapkan dengan tantangan dan rintangan yang pasti muncul pada saat kita berjalan menuju mimpi/tujuan hidup kita.

6. Passion is Our Soul

Kualitas pribadi yang dapat mendukung keberhasilan dan kesuksesan seseorang dalam kehidupannya adalah gairah dan penjiwaan dalam menjalankan setiap langkah usahanya. Kualitas pribadi atau pun kualitas hidup kita, dapat terukur dari sejauh mana pendalaman atau penjiwaan kita terhadap pekerjaan maupun bidang lainnya yang kita geluti. Seseorang yang dapat menjiwai bidang pekerjaannya, maka ia memiliki semangat, motivasi dan gairah yang tinggi dalam menjalankan pekerjaannya.

Memiliki kedisiplinan tinggi dan dapat menjadi motivator bagi diri sendiri dan orang-orang di sekitarnya. Penjiwaan yang didasari ketulusan dan kesungguhan hati, akan melahirkan semangat, gairah dan motivasi yang tinggi. Hasilnya adalah kinerja dan produktivitas yang berkualitas tinggi.

7. Creativity is Our Thinking

Dalam kenyataan hidup yang bergerak serba bergegas dengan pola yang tidak terduga ini, creative thinking merupakan salah satu elemen penting untuk menjawab tantangan masa depan yang lebih baik. Jika inovasi diibaratkan oksigen, maka creative thinking skills harus selalu dihembuskan untuk memastikan roh inovasi itu tidak mati.

Berpikir Kreatif adalah kemampuan seseorang untuk membuat perbedaan. Orang yang kreatif adalah orang yang melihat hal yang sama tapi berpikir dengan cara yang berbeda. Kreativitas menghasilkan perbedaan dan orang yang kreatif bisa stand out of the crowd, tampil diantara kerumunan orang. Perbedaan membuat peluang baru terbuka. Inovatif adalah kemampuan untuk menemukan nilai komersial dari kreativitas. Kreatif hanya membuat perbedaan, sedangkan inovasi membuat perbedaan tersebut memiliki nilai komersial. Kreativitas dan inovasi tidak melulu hanya soal bakat, akan tetapi juga soal disiplin, kerja keras dan kerja cerdik.

8. Service is Our Habit

Hidup yang melayani merupakan satu bentuk kepribadian yang melekat dalam diri orang-orang yang percaya serta beriman kepada Tuhan. Sebetulnya pelayanan bukan sesuatu yang istimewa karena ia

merupakan bagian tak terpisahkan dari kehidupan. Hidup adalah sebuah rangkaian dari suatu pelayanan. Melayani sesama secara tulus tanpa berujung pada rasa diri hebat dan angkuh, pada hakikatnya bukanlah sesuatu yang sulit untuk kita hayati. Yang perlu mulai kita lakukan adalah mengubah konsep tentang makna melayani sesama dan makna kebajikan. Tidak perlu lagi mentahtakan keduanya pada suatu jarak mental tertentu, tetapi melihatnya sebagai bagian dari hidup, sebagai apa yang patut kita lakukan dan capai. Karena itu, kita memang harus selalu belajar untuk saling melayani. Kita mesti belajar untuk menyediakan diri, ketika orang lain membutuhkan pelayanan dari kita. Ketika saling melayani, kita menampakkan sikap kesiapsediaan untuk membantu orang lain. Kita melayani maka kita ada.

9. Integrity is Our Action

Integritas dalam hal ini bisa diartikan sebagai kesatuan, keterpaduan, ketulusan. Semua arti dari kata integritas itu mendukung pembentukan sosok pribadi sebagai manusia yang “paripurna” atau secara sederhananya ialah manusia yang utuh dengan nilai-nilai “kemuliaan”. Integritas melekat pada pribadi yang “arif dan bijaksana” yang dalam kehidupan kesehariannya mampu menjadi sosok manusia panutan. Kata Integritas menjadi petuah untuk membentuk manusia-manusia panutan, baik secara individu maupun kelompok, baik bagi para pejabat maupun bukan, bagi si miskin maupun si kaya, bagi tukang sampah maupun seorang presiden sekalipun. Kata Integritas sangat dibutuhkan dan relevan dengan kondisi bangsa Indonesia yang sedang berbenah diri menciptakan good governance dan clean government, Integritas adalah landasan penting dari setiap sistem yang berdasarkan supremasi dan objektivitas keadilan dalam hukum.

10. Value is Our Life

Setiap orang selalu mendambakan kebahagiaan dalam hidupnya. Kebahagiaan itu tidak datang begitu saja, tetapi merupakan akibat sampingan dari keberhasilan seseorang dalam membangun kehidupan yang benilai (valuable life). Di lain pihak mereka yang tak berhasil memenuhi akan mengalami kekecewaan dan kehampaan hidup serta merasakan hidupnya tidak bernilai. Nilai-nilai hidup dan kehidupan merupakan keseluruhan tampilan diri, sikap, kata, perbuatan manusia. Nilai-nilai hidup dan kehidupan yang bernilai adalah sesuatu yang penting, dan berharga serta layak untuk dijadikan tujuan hidup.

11. Heaven is Our Purpose

Waktu terasa cepat berlalu di dunia yang fana ini. Hidup itu fana, oleh karena kefanaannya itulah sudah semestinya menjadikan kita setiap saat di manapun kita berada, kapan pun waktunya, dan apa pun yang kita lakukan, selalu berorientasi untuk menabung amal kebajikan yang akan kita rasakan hasilnya pada saatnya nanti. Tuhan membuka kesempatan bagi kita untuk beramal baik di dunia semasa hidup. Sesungguhnya hidup kita, ibadah, dan kematian kita hanya karena Tuhan Sang Penguasa Alam. Kita meyakininya, yang lalu kita ikuti dengan penghargaan atas perbuatan baik, serta ada kejelasan tujuan hidup yang akan kita capai, yaitu surga. Surga adalah impian dan tujuan akhir dari setiap kegiatan dan ibadah kita di dunia. Dan sebaik-baiknya hidup manusia di dunia yang layak untuk mendapatkan surga, adalah manusia yang paling bernilai dan bermanfaat buat sesama.

Demikian adalah nilai-nilai yang merupakan bagian dari “Value of Life”. Marilah sejenak kita renungkan bersama dan senantiasa mengingatnya dalam bagian hidup kita yang akan/sedang mengalami transformasi.

Posts navigation

CHAT UNTUK INFO TRAI
CHAT UNTUK INFO TRAINING