Teknologi Industri semakin maju pesat, siapkah Anda ?

Bicara soal revolusi industri, sebagian besar dari  Sobat Transformer pasti banyak sudah mendengar tentang berita ini, terutama revolusi industri di inggris. Tapi, mungkin beberapa Sobat Transformer juga masih bingung kenapa kok istilahnya revolusi industri 4.0 ?. Kok udah 4.o aja ? yang ke 1.0, 2.0, dan 3.0 mana ?

Nah, di artikel ini Sobat Transformer akan di paparkan tentang revolusi industri, mulai dari yang pertama, hingga yang keempat, yuk simak

Revolusi Industri adalah ?

Pertama kita harus mengetahui definisi dari revolusi industri itu sendiri. Secara sederhana pengertian revolusi industri adalah perubahan besar dan radikal terhadap cara manusia memproduksi barang. Nah, perubahan besar sudah tercatat dalam sejarah industri terjadi 3 kali, dan saat ini kita sedang mengalami revolusi industri keempat.

Revolusi industri sendiri mengubah beberapa hal yang semula begitu sulit, begitu lama, begitu mahal. Dalam proses revolusi industri berubah menjadi cepat, mudah, dan murah. Konsep ekonomi membicarakan macam-macam upaya manusia menghadapi kelangkaan. Revolusi industri menurunkan, malah terkadang menghilangkan beberapa kelangkaan.

Nah, Sobat Transformer mari sekarang kita mulai lihat satu persatu, revolusi industri sesuai urutannya :

Revolusi Industri 1.0

Revolusi industri pertama yaitu proses yang dimulai dengan ditemukannya mesin uap dalam proses produksi barang. James Watt di Tahun 1776 telah menemukan mesin uap yang efisien dan murah. Asal dipasang mesin uap rancangan James Watt ini, sebuah penggilingan bisa didirikan dimana saya, tak perlu di dekat air terjun dan daerah berangin (karena industri sebelumnya memanfaatkan tenaga air dan angin). Pada saat itu, tak ada lagi batasan waktu untuk menggerakan mesin. Sebuah kapal jadi bisa berlayar 24 jam, selama mesin uapnya dipasok dengan kayu atau batu bara. Waktu perjalanan dari Belanda ke Indonesia terpangkas jauh pada kala itu, hitungannya bukan setahun lagi tapi cuma sekitar 2 bulan.

Revolusi Industri 2.0

Revolusi industri pertama memang penting dan mengubah banyak hal. Produksi memang sudah menggunakan mesin uap, pada revolusi industri 2.0 tenaga uap mulai digantikan dengan tenaga listrik. Namun, proses produksi di pabrik masih jauh dari proses produksi di pabrik modern dalam satu hal, yaitu transportasi.

Di akhir 1800-an, mobil mulai di produksi secara massal, namun di pabrik mobil setiap mobil dirakit dari awal hingga akhir di titik yang sama. Proses produsi seperti ini memiliki kelemahan besar, perakitan dilakukan secara pararel artinya untuk merakit banyak mobil, proses perakitan harus dilakukan oleh banyak teknisi. Artinya setiap teknisi harus diajari banyak hal.

Ketika perusahaan mobil Ford di Amerika Serikat meluncurkan mobil murah pertama di dunia, “Ford Model T” . Ford kebanjiran pesanan mereka tak bisa memenuhi target pesanan, revolusi terjadi dengan menciptakan Assemblu Line yanvg menggunakan ban berjalan.

Produksi mobil murah secara besar-besaran ini mengubah bukan cuma industri mobil Amerika, bukan cuma industri mobil dunia, tapi juga budaya di seluruh dunia.

Revolusi Industri 3.0

Revolusi industri 3.0 dipicu oleh mesin yang bergerak, yang berpikir secara otomatis : komputer dan robot. Komputer menggantikan banyak manusia sebagai operator dan pengendali lini produksi. Proses ini disebut “otomatisasi” semuanya jadi otomatis. Artinya yang terjadi adalah penurunan kelangkaan sumber daya manusia, terbebasnya ribuan tenaga kerja untuk pekerjaan-pekerjaan lain.

Revolusi ini mengubah negara maju cenderung berubah dari mengandalkan sektor manufaktur menjadi mengandalkan sektor jasa seperti bank, studio film dll sebagai motor penggerak motor ekonomi mereka.

Revolusi Industri 4.0

 

Konsep Industri 4.0 pertama kali digunakan di publik dalam pameran industri Hannover Messe di kota Hannover, Jerman di tahun 2011. Dari peristiwa ini juga sebetulnya ide Industri 2.0 dan Industri 3.0 baru muncul. Sebelumnya cuma dikenal dengan nama Revolusi Teknologi dan Revolusi Digital.

Kemajuan yang paling terasa adalah internet. Sebuah komputer tersambung ke sebuah jaringan bersama. Inilah bagian pertama dari revolusi industri 4.0 “Internet Of Things” saat komputer-komputer yang ada di pabrik itu tersambung ke Internet, saat setiap masalah yang ada di lini produksi bisa langsing diketahui saat itu juga.

 

Setiap revolusi industri sebetulnya adalah proses yang rumit dengan pengaruh luar biasa. Di saat revolusi industri 4.0 berlangsung jadi sebenarnya kita masih belum tau sejauh mana revolusi industri 4.0 ini akan memberikan dampak bagi peradapan manusia

 



Leave a Reply

seven + one =