Pemimpin : Mengutamakan Bukan Diutamakan

Ketika kita berbicara mengenai pemimpin, tentu kita akan membahas seputar orang lain. Bagaimana memahami orang lain, melayani orang lain, hingga mengutamakan orang lain.

Pemimpin tidak lagi mengatakan ‘aku’ melainkan ‘kita’. Pemimpin harus rela meninggalkan ego dan keakuan demi orang lain.

Pemimpin tidak lagi mengutamakan kepentingannya melainkan kepentingan orang lain dan bersama.

Berikut adalah lima cara untuk dapat mengutamakan orang lain.

Pertama, LEBIH MENGHARGAI ORANG LAIN.

Tak ada satupun dari manusia yang akan mengatakan dirinya mampu melakukan apapun seorang diri. Setiap individu pasti membutuhkan orang lain , sehingga sebagai seorang pemimpin, menghargai orang lain adalah hal yang wajib dimiliki.

Kedua, MINTA ORANG LAIN BERCERITA TENTANG DIRINYA.

Mendengar kisah orang lain adalah cara terbaik bagi kita keluar dari diri sendiri. Kisah orang lain bisa saja memberikan inspirasi bagi kita, namun yang terpenting kita, sebagai pemimpin, akan lebih bisa menemukan cara untuk membantu orang tersebut.

Ketiga, TEMPATKAN DIRI KITA PADA POSISI ORANG LAIN.

Bukan berarti kita harus menjadi orang lain untuk bisa menghargai orang lain. Kita hanya harus bisa membuka mata selebar-lebarnya, dan berusaha melihat satu kondisi dari sudut pandang orang lain.

Keempat, LETAKKAN KEPENTINGAN ORANG LAIN DALAM PRIORITAS.

Jika kita berusaha mengenali orang lain, harga orang tersebut, pelajari kisahnya, dan tempatkan diri kita di posisi orang lain, maka kita akan mulai memahami hal-hal penting yang dimiliki orang lain. Pemimpin tidak akan memikirkan dirinya sendiri dan akan memprioritaskan kepentingan orang lain setiap hari.

Kelima, BANGUN KEMENANGAN TIM.

Pemimpin akan bertekad kuat dan menjalani hidup yang berarti membuat perbedaan. Pemimpin akan meleburkan diri dalam grup untuk mencapai tujuan tim.

Demikian lima cara mengutamakan orang lain. Tuhan sudah memberikan kita bakat serta talenta, dan itu bukan hanya untuk kita melakukan hal untuk menyenangkan kita, namun Ia memberikan-Nya agar kita dapat membantu, melayani, dan mengutamakan orang lain.

Kepemimpinan bukanlah takdir yang sudah kita bawa sejak lahir, tapi kepemimpinan dapat dikembangkan dan ditingkatkan. Kami dapat membantu mengembangkan jiwa kepemimpinan Anda dalam program Valuable Leader. Tunggu apa lagi, jadilah pemimpin kelas wahid!



Leave a Reply

1 × 2 =