7 Cara Meningkatkan Integritas Agar Anda Dipercaya Orang Lain

Bayangkan jika Anda tidak dipercaya orang lain. Anda mungkin dicap sebagai pribadi yang jelek. Besar kemungkinan Anda juga akan terkucilkan karena dijauhi teman-teman Anda. Mengerikan, bukan?

Nah, agar bayangan tersebut tidak menjadi kenyataan, Anda perlu memiliki integritas. Integritas adalah keselarasan antara apa yang Anda ucapkan dengan apa yang Anda lakukan. Soft skill ini penting karena akan membuat Anda dipercaya orang lain dalam kehidupan pribadi dan profesional.

Kabar baik lainnya, Anda bisa meningkatkan integritas sehingga menjadi orang yang benar-benar berintegritas. Untuk membantu Anda meningkatkan keterampilan tersebut, berikut 7 cara sederhana yang perlu Anda lakukan.

1. Tetapkan nilai-nilai diri Anda

Langkah pertama adalah menetapkan nilai-nilai diri Anda. Ini adalah prinsip-prinsip yang penting dan berarti bagi Anda. Ambil kertas kosong dan pulpen lalu tulis prinsip-prinsip tersebut, yang mungkin saja berupa jujur, sabar, menghargai orang lain, atau dapat dipercaya.

Jika masih kesulitan mengetahui nilai-nilai diri Anda, cobalah dua hal berikut:

Identifikasi panutan Anda dan tuliskan mengapa Anda menjadikannya sebagai panutan. Sebagai contoh, jika Anda seorang muslim, panutan Anda mungkin nabi Muhammad SAW. Atau, jika Anda seorang penyuka teknologi, Steve Jobs mungkin saja menjadi panutan Anda. Siapa pun panutan Anda, tuliskan mengapa Anda menjadikannya sebagai panutan.
Pikirkan apa yang membuat Anda bahagia atau sedih, lalu gali nilai-nilai di balik semua itu. Misalnya, ketika Anda berada di puncak karier, ketahui nilai-nilai apa yang membawa Anda ke sana.

2. Buat paradigma baru tentang uang

Integritas seseorang bisa dihapus oleh kesombongan, kepentingan diri sendiri dan golongan, keserakahan, dan kekuasaan. Pangkal dari semua itu adalah uang. Oleh karena itu, buat paradigma baru tentang uang.

Sebagai contoh, jika selama ini Anda memandang uang itu segalanya dan segalanya perlu uang, ubah menjadi uang itu penting namun bukan segalanya. Dengan paradigma uang bukan segalanya, Anda akan memiliki kompas moral dan bertindak untuk mencari berkah. Bukankah hidup ini indah kalau mencari berkah?

3. Jaga ucapan Anda

Jaga ucapan Anda sehingga tidak memberi janji yang tidak bisa Anda tepati. Sebagai contoh, jika Anda tidak punya waktu menghadiri suatu pertemuan, hindari Anda berjanji akan datang ke pertemuan tersebut. Katakan bahwa Anda tidak bisa menghadirinya karena sedang sibuk dengan pekerjaan atau yang lainnya.

4. Katakan yang sejujurnya

Hindari berbohong. Mengapa? Karena kebohongan akan meracuni hati, pikiran, dan tindakan Anda. Meskipun berat, katakan yang sejujurnya (apa adanya). Dengan berkata yang sejujurnya, Anda tidak akan berpura-pura, bermuka dua, atau manipulatif.

5. Bertanggung jawab

Bertanggung jawablah untuk semua tindakan Anda. Sebagai contoh, jika tindakan Anda berujung kesalahan, jangan cuci tangan atau menyalahkan orang lain. Akuilah kesalahan tersebut merupakan tanggung jawab Anda dan segera perbaiki dengan menggunakan sumber daya yang Anda miliki.

Contoh lain, jika Anda berjanji akan menyelesaikan laporan pada hari Kamis, tepatilah janji tersebut. Buatlah komitmen pada diri sendiri dan berfokuslah sehingga Anda bisa menyelesaikan laporan tersebut tepat waktu.

6. Analisis setiap keputusan yang diambil

Jika Anda seorang pejabat, analisislah setiap keputusan yang akan diambil. Sebagai contoh, jika Anda tergoda melakukan tindakan korupsi, bayangkan Anda ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi dan wajah Anda terpampang di media massa dan media sosial.

Dengan menganalisis keputusan, Anda akan sadar mana yang benar dan mana yang salah. Ini juga sekaligus akan mengesampingkan pembenaran tindakan salah yang akan Anda lakukan.

7. Bergaul dengan orang-orang yang berintegritas

Bergaulah dengan orang-orang yang berintegritas juga. Dengan demikian, Anda akan malu berbuat yang tidak sesuai aturan. Sebagai contoh, Anda seorang karyawan yang memiliki rekan-rekan kerja yang menghargai waktu kerja. Anda akan malu jika Anda mengajak mereka untuk buang-buang waktu kerja.

Menjadi orang yang berintegritas akan membantu Anda menjalani hidup yang lebih positif, mampu dipercaya, dan konsisten. Oleh karena itu, cobalah ketujuh cara di atas untuk meningkatkan integritas Anda. Memang butuh waktu, namun percayalah, cepat atau lambat Anda akan menjadi orang yang berintegritas dalam kehidupan pribadi dan profesional.



Leave a Reply

5 × 3 =