5 Pesan Moral yang Wajib Kamu ketahui dari Film Aladdin

Siapa yang tidak kenal dengan film yang satu ini.  Film yang sudah lama ditunggu-tunggu oleh ribuan bahkan jutaan penonton setia dari seluruh penjuru Indonesia. Film ini dirilis untuk pertama kalinya di Amerika pada tanggal 22 Mei 2019. Film ini mendapatkan banyak mendapatkan ulasan dari kritikus, tak sedikit pula yang memberikan pujian untuk penampilan Massoud, Smith, dan Scott.

Namun tau kah Anda bahwa didalam Film tersebut banyak menyimpan Moral Value yang bisa kita ambil dan jadikan pembelajaran buat kita semua. Nah, lima diantaranya akan kita bahas lebih detail melalui artikel ini.

  1. Perempuan itu kuat!

Princess Jasmine menjadi salah satu sosok yang sangat mencuri perhatian didalam film Aladdin tersebut. Kenapa? Karena ia berani mendobrak aturan yang sekiranya menyulitkan kaum wanita. Seperti halnya perempuan yang harus dikurung di istana dan dilarang menjadi seorang pemimpin (Sultan).

Tak hanya cantik, Princess Jasmine juga bisa dijadikan salah satu role model untuk anak-anak Anda yang mana Princess Jasmine merupakan salah satu sosok fiksi yang bisa menginspirasi melalui kegiatannya yang ada di film Aladdin. Yang mana kegiatannya tak lain dan tak bukan adalah membaca buku, pintar, baik hati pada sesama, dan juga memiliki Andil yang mana membuat dia bisa menjadi seorang pemimpin. So Inspiring!

  1. Orang tua jangan meremehkan anaknya

Hanya karena Princess Jasmine adalah seorang anak perempuan, bukan berarti ia tidak bisa setara dengan laki-laki. Ayah Jasmine, sang sultan, membutuhkan waktu untuk sadar akan hal ini. Cukup hal ini terjadi difilm Aladdin saja ya Moms and Dads, jangan sampai hal yang sempat terjadi di Princess Jasmine ini terulang kembali pada anak Anda. Sebenernya anak perempuan dan laki-laki itu memiliki potensi yang sama loh dalam segala hal.

Nah, disini lagi dan lagi Princess Jasmine mengajarkan kita bagaimana keuletan beliau dalam menghadapi sikap ayahnya yang keras.

  1. Jangan serakah

Ciri khas yang paling menonjol dari cerita fairy tale, pasti selalu ada sosok seorang tokoh yang selalu kena batunya. Kalian tau siapa? Ya kaian benar tak lain dan tak bukan tokoh tersebut bernama Jafar. Jafar selalu saja merasa kekurangan dan tidak puas terhadap apa yang telah ia miliki, nah rasa serakahnya ini pulalah yang membuat ia terus menerus ingin lebih.

Hal ini menjadi cukup mengingatkan kita kepada apa yang telah Tuhan berikan kepada kita, maka sebaiknya kita Syukuri atas Nikmat pemberian-Nya.

  1. Jadi diri sendiri itu yang terbaik

Poin ke empat ini cukup menjadi tamparan keras bagi kita karena didalam ceritanya mengajarkan kita bahwa orang-orang akan melihat Value Anda melalui perbuatan, bukan siapa kita atau apa yang kita miliki. Sikap ini ditunjukkan Aladdin yang mana Aladdin tetap memilih menjadi Aladdin yang miskin dan bukan menjadi Prince Aladdin yang kaya raya.

Nah, justru dengan menjadi dirinya sendiri, ia masih bisa tetap menikahi putri impiannya (Princess Jasmine).

  1. Teman adalah segalanya

Value your Friend! Will Smith yang memerankan sosok seorang Genie kali ini benar-benar mencuri perhatian banget disepanjang alur cerita film ini. Sosok Genie yang Humais, yang memiiki hati dan rasa kemanusiaan yang tinggi. Contohnya sosok Genie ini sangat menghargai temannya dan ia pun ngambek saat ia mulai merasa dikhianati. Nah disini sangat terasa sekali persahabatan yang sangat erat yang dibangun antara Aladddin, Abu, Carpet, dan Genie.

Bagaimana Moral Value yang ditanamkan didalam film ini sangat bagus bukan? Nah, mulai sekarang jangan hany menjadi penikmat film semata aja ya, kalau bisa kalian harus mengambil nilai-nilai moral yang ada dari setiap film yang kalian tonton ya..



Leave a Reply

16 − 4 =